Dilansirdari Ensiklopedia, budaya asing yang perlu ditiru adalah Disiplin. Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. Individualisme adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.. Menurut saya jawaban B. Egoisme adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.
Berikancontoh hasil akulturasi dua kebudayaan yang ada di Indonesia! Mau dijawab kurang dari 3 menit? Coba roboguru plus! roboguru plus!
Pergike Diskotik. Contoh westernisasi dalam masyarakat yang saat ini sedang melanda Indonesia, diantaranya saat malam minggu atau di saat liburan. Banyak masyarakat yang ada di sekeliling kita termasuk pada pemuda dan pemudi pergi ke ruang-ruang diskotik. Padahal diskotik sendiri diperoleh masyarakat Indonesia sebagai bagian daripada arti
Begitubanyak hal-hal menarik di Jepang dari makanan, fashion, musik, film sampai budayanya. Masyarakat Jepang juga dikenal mempunyai segudang kebiasaan baik, kebiasaan inilah yang menjadikan Jepang menjadi seperti sekarang. Inilah 10 kebiasaan orang Jepang yang wajib dicontoh orang Indonesia. 1. Sangat menjaga kebersihan gogonihon.com
tentumaknanya seperti yang terungkapkan. Dalam budaya Jawa, hal yang seperti ini sangat sering digunakan. Orang berkomunikasi dengan sanepa, isyarat mata, bahasa tubuh, dan lain-lain. b. Low Context Culture (budaya dengan konteks rendah): budaya yang ini sangat bergantung pada kata-kata untuk menyampaikan makna dalam komunikasi.
Setiaporang tentu tidak terlepas dari kesalahan. Pasti ada saja kesalahan yang dilakukan, baik kesalahan besar maupun kecil. Jika hal itu terjadi, maka perlu mengakuinya dan meminta maaf. Perilaku inilah yang termasuk sebagai sikap berani yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Berani untuk Melawan Ketika Ada yang Mengganggu
Bagandi atas menunjukkan bagaimana unsur ekstrinsik memengaruhi pembentukan suatu karya cerpen/novel. Latar belakang tempat penciptaan teks akan memiliki berbagai kearifan lokal mulai dari bahasa, filsafat, seni, budaya, hingga agama yang dominan. Berbagai hal tersebut akan memengaruhi bahan baku, ide dan inspirasi yang didapatkan oleh Penulis.
PEKERJAANRUMAH DI DALAM NEGERI. Dalam jangka pendek, upaya untuk melindungi Warisan Budaya bangsa dari klaim oleh pihak asing adalah mempromosikannya baik di dalam maupun di luar negeri melalui berbagai macam cara. Aktivitas tersebut harus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan hingga terbentuk citra (image) bahwa suatu mata budaya adalah
Kerjasamausaha terdiri dari beberapa jenis. Ada yang melangsungkan komitmen secara hukum dalam jangka panjang dan juga ada yang menjalankannya secara sederhana dalam jangka pendek untuk sekedar mencoba. Berikan kesempatan terbaik kemitraan bisnis kecil Anda dengan mengikuti beberapa tips berikut. 1. Mulailah dengan membuat visi dan misi bersama.
Pelajaranlain yang kita peroleh dari kehidupan Abraham ialah bahwa iman tidak dapat diwariskan. Di dalam Matius 3:9, Lukas 3:8, dan Yohanes 8:39, kita belajar bahwa bernenek-moyangkan Abraham tidak cukup dalam memperoleh keselamatan. Bagi kita, tidaklah cukup jika kita dibesarkan dalam rumah tangga Kristen; kita tidak bersekutu dengan Allah
jyWF. Terkadang kepikiran gini, ketika orang Indonesia suka budaya asing, dibilang tidak cinta dengan budaya sendiri. Dan ketika ada orang asing yang mencintai budaya kita, malah dijadikan contoh, dan muncul saja ungkapan, "Bule aja suka sama budaya Indonesia, kenapa kita nggak?"Sebenarnya menurutku itu memang sudah hukum alam, bahwa kita selalu menyukai hal-hal baru yang jarang kita temui atau kita lihat. Ketika suatu budaya bagi kita menjadi adat istiadat, yang notabene menjadi rutinitas kita setiap harinya, maka hal itu menjadi kurang begitu istimewa bagi kita. Namun bagi mereka, orang asing yang tertarik dengan budaya kita, mereka menemukan sesuatu yang baru dan belum pernah mereka lihat sebelumnya. Bahkan dengan beragam budaya di negeri kita sendiri pun terkadang kita lebih tertarik ke budaya lain daripada budaya daerah asal kita sendiri. Misalkan saja ada orang Jogja mendalami tari Kecak, orang Papua jago main angklung, dan lain wajar saja mereka tertarik, bukankah kita juga tertarik dengan budaya asing karena kita menemukan sesuatu yang baru di dalamnya. Ambil satu contoh misalnya film. Dalam perfilman Indonesia, efek yang "wah" tidak terlalu diperhitungkan untuk meningkatkan kualitas film, namun fokus pada jalan ceritanya saja yang biasanya didominasi oleh drama romantis atau komedi. Efek film horror pun kebanyakan hanya mengandalkan make-up saja. Namun di luar negeri, kita melihat hal yang jauh lebih "wah" dari segi efek maupun jalan ceritanya. Tema cerita yang beragam, efek animasi yang memanjakan mata, dan aktor yang berkualitas menjadikannya sangat memuaskan untuk sisi lain, film Indonesia yang sudah masuk kancah internasional, misalnya The Raid, bisa memenangkan festival film internasional dan mendapatkan perhatian di seluruh belahan dunia. Padahal film The Raid bisa dibilang minim efek jika dibandingkan dengan film-film sekelas Hollywood lainnya, misalkan saja Skyfall dan The Dark Knight Rises. Nah, kira-kira menurut kalian apa yang menarik dari film The Raid? Bunuh-bunuhannya? Efek darahnya? Kalo menurutku, karena jalan ceritanya yang sederhana dan.......adanya unsur beladiri Pencak Silat di dalamnya. Pencak Silat yang merupakan ilmu bela diri asli Indonesia diterapkan di film ini, dan hal itu mampu menarik para penikmat film Internasional. Perlu diingat, di sini Pencak Silat merupakan budaya yang bisa dibilang sudah biasa kita lihat sehari-hari, namun bagi mereka orang Amerika yang baru menonton The Raid, Pencak Silat merupakan hal yang menakjubkan dan menarik untuk intinya, di sini aku bukan bermaksud menjelekkan budaya sendiri, namun ketika kita salah satu orang yang merasa bahwa budaya kita perlu kita cintai, maka janganlah membandingkannya dengan patokan ungkapan berikut ini, "Bule aja suka sama budaya Indonesia, kenapa kita nggak?", akan tetapi cobalah mempromosikan budaya kita dari sudut pandang orang asing. Coba selidiki apa yang membuat orang asing takjub dan menyukai budaya kita, dan dari situlah materi promosi didapatkan. Film The Raid sudah cukup menjadi contoh yang baik dalam hal ini, yaitu bisa melihat apa yang diinginkan oleh penikmat film terutama film action, dan mengaplikasikannya ke seni beladiri asli Indonesia. Dan perlu diingat juga, sutradara film The Raid pun bukan orang asli Indonesia, namun dari Britania Raya yang bernama Gareth Evans. Mungkin dia sangat mencintai berbagai macam budaya di Indonesia sehingga beberapa film yang ia sutradarai bernuansa Indonesia [Mystic Arts of Indonesia Pencak Silat 2008, Merantau 2009, The Raid 2012, Berandal 2014], dan Gareth Evans menemukan cara yang jitu untuk mempromosikan budaya Indonesia favoritnya, yaitu melalui di atas hanyalah salah satu dinamika budaya yang terjadi di masyarakat saat ini. Masih banyak hal-hal lain yang bisa dibahas, misalnya dunia musik, anime, game, dll. yang tidak bisa dijelaskan semuanya satu per satu. Namun semuanya kembali ke diri kita masing-masing, apakah kita termasuk orang yang mencintai budaya sendiri atau hanya mencintai budaya asing saja, atau bahkan mencintai keduanya. Tidak ada yang mengharuskan kita untuk hanya mencintai satu budaya saja. Dan apapun budaya pilihan kalian, jangan sampai hal itu menjadi alasan untuk sebuah perpecahan, tetapi jadikanlah alasan agar kita semua tetap budaya kita sendiri dan kenali juga budaya asing. Namun keduanya jangan saling dibandingkan. Karena budaya itu untuk dijalani dan dihayati maknanya, bukan sebagai alat untuk memulai bermanfaat dan maaf jika ada salah May Gusni Satriya Widayanto
PembahasanContoh budaya asing popular yang banyak digemari oleh orang Indonesia, antara lain Makanan Khas Jepang takoyaki , bento , sushi , tempura , dan lain-lain, khas barat pizza , hot dog , fried chicken , burger , dan lain-lain, timur tengah roti maryam, kebab, dan lain-lain; Seni bela diri Karate, taekwondo , dan kapoera; Film dan drama Film hollywood, film bollywood film India, drama Korea, film Jepang, dan anime kartun Jepang; Seni tari dan musik Tarian dan musik Korea, musik Jepang, tarian dan musik barat, dan lain-lain; Pakaian Pakaian barat celana jeans, jas, dan lain-lain. Lain-lain Manga komik Jepang, komik barat, buku-buku asing, dan lain-lain. Sedangkan sarung dan ludruk pada pilihan jawaban merupakan budaya lokal khas Indonesia. Sementara itu sate serangga khas Thailand, sumo olah raga bela diri di Jepang, dan kungfu olah raga bela diri China kurang banyak diminati oleh orang budaya asing popular yang banyak digemari oleh orang Indonesia, antara lain Makanan Khas Jepang takoyaki, bento, sushi, tempura, dan lain-lain, khas barat pizza, hot dog, fried chicken, burger, dan lain-lain, timur tengah roti maryam, kebab, dan lain-lain; Seni bela diri Karate, taekwondo, dan kapoera; Film dan drama Film hollywood, film bollywood film India, drama Korea, film Jepang, dan anime kartun Jepang; Seni tari dan musik Tarian dan musik Korea, musik Jepang, tarian dan musik barat, dan lain-lain; Pakaian Pakaian barat celana jeans, jas, dan lain-lain. Lain-lain Manga komik Jepang, komik barat, buku-buku asing, dan lain-lain. Sedangkan sarung dan ludruk pada pilihan jawaban merupakan budaya lokal khas Indonesia. Sementara itu sate serangga khas Thailand, sumo olah raga bela diri di Jepang, dan kungfu olah raga bela diri China kurang banyak diminati oleh orang Indonesia.
Medan, Kovermagz – Setiap negara pasti punya budayanya masing-masing. Budaya biasanya dipengaruhi oleh lingkungan, kebiasan orang-orang terdahulu, atau juga kepercayaan atas sesuatu. Di Indonesia sendiri, ada beberapa budaya lumrah yang sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. contohnya seperti budaya senyum, sapa, dan salamnya Indonesia, yang akhirnya mencerminkan Indonesia sebagai bangsa yang ramah. Ada juga budaya bertetangga, dan budaya-budaya lain yang diturunkan dan terbawa hingga kini. Terlepas dari budaya Indonesia tersebut, ternyata ada beberapa budaya asing yang sepertinya juga patut kita contoh. Bukan dianggap harus kebarat-baratan, namun beberapa budaya ini sepertinya akan sangat baik untuk diri sendiri dan orang sekitar jika kita terapkan pada kehidupan kita sehari-hari, berikut penjelasannya Menahan pintu atau lift orang lain Pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan saat pergi kesuatu tempat atau pusat perbelanjaan ketika sedang membuka pintu atau lift? Pasti tidak mengenakkan sekali ya rasanya jika kita sedang buru-buru ingin naik lift lalu pintu lift nya tertutup begitu saja akibat penumpang llift lain tidak terlalu peduli dan responsif. Padahal, hanya dengan menahan pintu sebentar akan sangat membantu orang lain yang sedang menunggu lift, lho.. Mulai sekarang yuk coba sama-sama tingkatkan rasa awareness pada orang sekitar. Hidupmu akan lebih berarti jika bisa membantu orang lain. 2. Membuang sampah makanan sendiri Diluar negeri, mungkin hal ini adalah hal yang biasa. Sehabis makan disuatu tempat, mereka terbiasa untuk memberishkan sisa sampah makanannya sendiri. Meskipun tetap ada helper dan pegawai direstoran tersebut, mereka tetap akan membersihkan sampahnya sendiri. Dengan hal ini setidaknya akan sedikit meringankan pekerjaan pegawai tersebut. 3. Menyapa dengan ceria Sekedar sapa teman dan orang sekitar dengan sapaan “Hi”, “Selamat pagi” , “Have a nice day” mungkin agak terkesan akward ya jika dilakukan di Indonesia. Ternyata, diluar negeri hal ini lumrah sekali lho dilakukan. Meski dua orang tersebut tak saling kenal dan hanya bertemu pada saat itu saja, mereka tak enggan untuk menyapa duluan lawan bicara mereka dengan sapaan-sapaan positif. Selain terkesan ramah dan friendly, hal ini dapat membuat keduanya semakin bahagia dan menyenangkan. 4. Tepat waktu Pernah dengar istilah “jam karet Indonesia” ? Mungkin terdengar sangat kurang baik ya, tapi ternyata kenyataannya mayoritas masyarakat Indonesia masih banyak yang kurang bisa untuk menghargai waktu. Mengambil contoh negara Jepang, tepat waktu adalah salah satu patokan sopan santun atau tidaknya seseorang. Masyatrakat Jepang terbiasa mengagungkan ketepatan waktu dan akhirnya hal ini sudah menjadi budaya bagi mereka. Pepatah Time is money, harus selalu dipegang kita pegang teguh. karena 1 hari hanya terdapat 24 jam, jadi pergunakanlah waktu dengan sebaik mungkin. 5. Mengutamakan orang dengan kebutuhan khusus Orang dengan berkebutuhan khusus memang seharusnya lebih diprioritaskan. ibu hamil. lansia, atau orang-orang difabel, mereka harus diberikan priority dibanding orang biasa. Tapi pada beberapa kasus, justru banyak orang yang tidak memperdulikan hal ini. Terlebih di Indonesia, rasanya masih sangat kurang akan kesadaran tentang hal seperti itu. Bukannya tidak tahu, mungkin hanya malas jika harus berdiri atau memberikan kursi kepada orang lain yang membutuhkan. Mulai sekarang, cobalah untuk lebih utamakan orang-orang dengan kebutuhan khusus saat sedang berada di tempat atau transportasi umum ya.. 6. Berdiri di sisi kiri eskalator dan tangga. Mungkin di Indonesia tidak banyak tahu hal ini. Ternyata, untuk naik eskalator juga ada adabnya, lho.. Untuk kamu yang sedang naik eskalator dengan keadaan santai cobalah pinggir ke sisi kiri eskalator dan kosongkan sisi kanannya. Sebab, sisi kanan eskalator sebenarnya sengaja dikosongkan untuk orang yang tergesa-gesa dan terburu-buru. Penulis Jehan Erwita Sumber Berbagai sumber